Skip to main content

Posts

Lampung Tak Hanya Gajah

Bumi Ruwa Jurai, begitu warga Lampung menasbihkan diri. Maknanya dalam bahasa setempat adalah satu bumi dua keturunan, menggambarkan komposisi penduduk asli Lampung yang terdiri dari Masyarakat adat Sai Batin yang tinggal di pesisir dengan Masyarakat adat Sai Pepadun yang tinggal di pedalaman. Bicara soal potensi wisata, Lampung punya list wisata yang tidak sedikit. Mulai dari keelokan pantai, konservasi flora dan fauna dan juga situs-situs bersejarah. Lima belas kilometer dari Bandar Lampung ke selatan ada Pantai Pasir Putih. Pantai ini memiliki kontur yang landai dengan aneka permainan anak. Lebih ke selatan lagi, menambah 30 km, bersisian dengan Pantai Merak Belantung ada resort yang dikembangkan Grup Bakrie, Krakatoa. Disini selain pantai nan bersih sudah terdapat penginapan eklusif berikut sarana bermain air dan pantai. Ke selatan lagi, menuju kota Kalianda, ada persinggahan bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Gunung Krakatau. Namun mesti dicatat, untuk s...

Feodalisme Modern di Lampung

(ilustrasi lampung dan feodalisme) SAYA pernah menuliskan betapa (masyarakat) adat Lampung telah dipolitisasi sedemikian rupa bagi kepentingan (politik) segelintir elite yang kebetulan sedang memegang jabatan di pemerintahan atau elite berkuasa, baik di pusat maupun di daerah Lampung sendiri ( Media Indonesia , 23 Juni 2007). Sebenarnya agak “sungkan” saya menuliskan kembali masalah ini. Namun, melihat fenomena bagaimana adok/adek (gelar adat) dengan mudah “diperjualbelikan” di tanah Sang Bumi Ruwa Jurai, saya agak perlu memberikan catatan sedikit. *** Setidaknya ada dua peristiwa “budaya” Lampung baru-baru ini yang penting saya soroti. Pertama, Gelaran budaya Begawi Adat Mewaghi (upacara mengangkat saudara) di Sesat Agung Nowo Balak Gunungsugih, Senin, 28 Juni 2010 lalu. Kabarnya, marga-marga dari Saibatin dan Pepadun bertemu pertama kali dalam begawi adat tersebut sebagai upaya pelestarian tradisi dan budaya asli daerah. Pada Begawi Adat Mewaghi tersebut M. Hidayatullah...

Menengok Geliat Kota Bandar Lampung

Menyusuri Kota Bandar Lampung, maka kita akan rasakan berada di lembah perbukitan. Kota lama yang berasal dari dua kota kecil yang terpisah yaitu Tanjung Karang dan Teluk Betung, seiring dengan pertumbuhan penduduk,  yang semula adalah kota kecil yang terpisah, kini telah menjadi satu tanpa batas dengan jumlah penduduk lebih dari 800.000 jiwa. Kota Bandar Lampung yang sekarang adalah ibu kota Propinsi Lampung, keutara berbatas dengan Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Namun dalam perkembangannya, wilayah kecamatan Natar yang terdapat Bandara Raden Inten yang pada kenyataannya telah menyatu sebagai wilayah perkotaan. Dalam kurun waktu kurang dari satu dasawarsa, pertama kali penulis mengusahakan sebuah pemukiman yang kecil, daerah batas kota yang masih sepi itu telah berubah menjadi kawasan pemukiman perkotaan baru. Tugu Raden Inten, yang merupakan titik pertemuan lalulintas dari seluruh Sumatra menuju P Jawa itu telah berubah menjadi sebuah simpul ekonomi sekaligus ti...

Seruit, Makanan Tradisional yang Eksklusif

Mendengar judul di atas, mungkin membuat pembaca agak heran. Jangankan pernah mencicipi, pernah dengar tentang makanan inipun tidak pernah. Ya, oleh karena itu saya katakan “eksklusif” karena hanya orang Lampung saja yang tau makanan ini. Sangat jarang orang yang bukan suku Lampung mengenalnya. Sebenarnya Seruit atau Kalau lidah orang lampung sering menyebutnya “seruwit”, adalah makanan khas orang Lampung. Yang uniknya dari makanan ini adalah, diracik ketika akan di makan dan harus habis saat itu juga. Dan tentu saja, makannya harus pakai nasi. Cara makannya pun unik, Seruwit yang sudah jadi (dalam satu wadah) di makan bersama-sama. Caranya, kucuk kikim (daun singkong rebus) diambil secukupnya, lalu dicocol kedalam seruwit. Setelah itu, ditaruh pada sesuap nasi, dan Hap,, langsung dimakan. Biasanya, sambil mengunyah didalam mulut, lalapan mentah juga ikut dimakan berbarengan. Dan Rasanya, benar2 luar biasa sensasinya. Saya sebagai orang Lampung terkadang sangat merinduka...

Cari Ta'jilan di Bandar Lampung, ke Jl ZA Pagar Alam Saja

Ramadhan datang dengan penuh keberkahan, semua umat Islam menyambutnya dengan penuh suka cita. Pun tak kalah meriahnya di bandarlampung, tepatnya dikawasan pendidikan jalan Zaenal Abidin Pagar Alam tanpa disengaja menjadi pusat jajanan untuk berbuka puasa. Sore itu sekitar satu jam menjelang Adzan Maghrib, beberapa kendaraan mulai memadati jalan yang disepanjang trotoarnya dipenuhi penjual minuman dan makanan untuk berbuka. Seperti sudah disetting menjadi pusat jajanan, kerumunan penjual tak kalah ramai dengan pengunjung yang berdatangan dari setiap sudut kota. Bulan Puasa memang memberikan keberkahan tersendiri bagi para pedagang, baik yang musiman maupun yang sudah terbiasa mangkal ditrotoar jalan dari lampu merah unila sampe lampu merah arah jalur dua way halim. Bagi anda yang kebetulan belum mempersiapkan makanan dan minuman untuk berbuka, tak ada salahnya menuju tempat tersebut, tersedia berbagai pilihan mulai dari es kelapa muda, es campur, sop buah, kolak, dsb. ...

Komunitas Narablog di Lampung Seruit.Com hadiri Silaturahmi XL & Blogger

Komunitas Blogger Lampung ( seruit.com ) hadir dalam Ajang Silaturahmi Xl dan Bloggers di Hotel Gumaya Floor 5 Red Wood, Semarang 7 agustus 2010. Hadir para narablog dari berbagai kota sepanjang Lampung sampai surabaya seperti : Seruit.com (lampung), Kopdar Jakarta , beblog (bekasi), depok, BBV (bandung), blogger Ngalam (malang), TPC (surabaya), loenpia (semarang), gresik dan lain lain. Acara ini juga merupakan rangkaian dari pestablogger 2010 yg disupport penuh oleh sebuah provider Nasional XL yang dalam hal ini mengadakan XL network rally sepanjang Lampung -  Semarang dan Surabaya - semarang dengan melibatkan 140 Blogger dan 50 Media cetak+elektronik.

Jejak Islam : Masjid di Lampung

Masjid Tertua Ada dua masjid yang terkenal sebagai masjid tertua di Lampung, yaitu Al-Anwar dan Al-Yakin. Kedua Masjid ini tercatat dibuat sejak abad ke 18 oleh para perantau yang mukim di Lampung, Masjid Al-Anwar dibangun oleh ulama bugis, dan Al-Yakin di buat oleh orang-orang bengkulu di Tanjungkarang. Masjid Al-Yakin berada di jalan radin Intan Tanjung karang, dibangun diatas tanah Wakaf seorang haji asal menggala. Masjid tersebut terkenal sebagai majid yang aktif dan mampu menggerakan ekonomi umat dengan program KUS nya. Masjid Al-Anwar yang didirikan tahun 1839 oleh seorang ulama bugis yang sedang berjuang melawan Belanda dan terdampar dipesisir Selatan Sumatera. setelah peristiwa Meletusnya gunung krakatau, masjid rusak dan kembali dibuat pada tahun 1883 dengan lebih permanen dan kokoh. Masjid berornamen Lampung Masjid ini masih dalam proses pembangunan di sebuah kabupaten baru yang bernama Pesawaran, dengan menggunakan dana awal sebesar 100 juta dari APBD Lampung, diharapkan b...

Silaturahmi "Lampung Jejama" se-Jabodetabek

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh Tabik Pun jama Minak Muakhi/Mianak Warei sunyinni, Segenap Panitia Silaturahmi Akbar Masyarakat Lampung Jabodetabek mengharapkan kehadiran Minak Muakhi/Mianak Warei pada acara silaturahmi "Lampung Jejama": Hari : Minggu 24 Januari 2010 Pukul : 7.30 - 17 WIB Lokasi : Sasana Langgeng Budaya, Taman Mini Indonesia Indah Demikianlah kawolan [undangan] ini disampaikan, diharapkan kehadiran Minak Muakhi/Mianak Warei dalam silaturahmi kita, kami atas nama panitia mengucapkan terima kasih. Wassalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh Panitia Pelaksana Ketua : "Kiay" Sigit Kurnia Thoha SH. LLM. Ph.D Sekretaris : "Uncu" Taswin Edward SE Pembina : "Dang" Kombes Pol Drs Ike Edwin SH. MH Dress Code: Khagah dan Mekhanai; kawai teluk belanga, sarung gantung, ketupung/kopiah tapis Bebai dan Muli; kain sarung/injang tapis, kebaya, selendang tapis Keynot Speaker: "Udo" Zulkifli Hasan SE. M...

Pandai Cawa Lampung di Dunia Maya

Sebagai orang yang pernah di Lampung, jujur saya sangat menyesal tidak bisa berbahasa Lampung (cawa Lappunk). Penyesalan bermula ketika saya sering bertemu orang lampung atau orang yang pernah ke Lampung, yang selalu diakhir pembicaraan ada saja ungkapan bahasa Lampung yang sulit saya pahami. Di saat saya begitu menyesal itu, saya menemukan sebuah group  yang sedikit mengobati  penyesalan danmemberikan harapan  untuk belajar bahasa Lampung walaupun didunia maya. Group yang di namai Pandai cawa lappung ini sangat berguna bagi saya, dan lebih senangnya group ini dikelola langsung oleh ulun lampung yang tak diragukan lagi  ke-lampung-annya. sedikit  info yang bisa saya bagikan dari  group ini,moga memberikan perkenalan sebelum anda kunjungi group di Fb itu. (Dialek Api) Bahasa lappung, bahasa wakhisan budaya leluhur Lappung sai musti kham jaga khik dang sappai lebon.  Komunitas hijjo ticiptakon paling mawat nyin kham tetop memperhatikon bahasa daer...

Agenda Kegiatan terbaru di Lampung Desember 2009

Lampunggech Media & travelling Imi Lampung : FINAL KEJURDA GRASSTRACK SERI III , TGL 19-20 DESEMBER......WAY BUNGUR, LAMPUNG TIMUR Lampunggech Media & travelling Vixion Lampung : Walau laut memisahkan, tiada halangan untuk kami seberangi.... Jakarta kami datang.... JAMBORE PERTAMA YAMAHA V-IXION CLUB INDONESIA Ragunan, 18 - 20 Desember 2009 "Kami YVC Chapter Se-Sumatera siap datang dan berkontribusi dalam acara kita ini" Lampunggech Media & travelling Fadjroel Rachman Pukul 6:55 naik Garuda ke Lampung Gech | your second home , mau Ke Universitas Lampung (Unila) Rabu 16/12 diskusi tentang Kemahasiswaan, Regenerasi Politik dan Prospek Demokrasi Kita, lalu pulang siangnya ke jakarta, diskusi lg soal Bank Century: Kemana Uang Mengalir? dan Dialog Indonesia Sun TV pkl 20-21 WIB. ada masukan? Lampunggech Media & travelling Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Lampung : LAMPUNG FAMILI...

Download lagu daerah Lampung secara Gratis

Daerah Lampung memiliki potensi dan ragam kekayaan budaya untuk modal menumbuhkembangkan lagu daerah Lampung. Namun, hingga kini lagu-lagu Lampung sulit menjadi tuan rumah di daerah sendiri apalagi bisa go nasional. Demikian dikatakan oleh Musisi Lampung, Syaiful Anwar seperti yang dikutip oleh LampungPost. Seperti yang ditulis di koran harian LampungPost, Syaiful Anwar mengatakan kondisi tersebut terkendala dengan minimnya pencipta lagu daerah yang berkualitas serta apresiasi masyarakat yang rendah. "Selain faktor apresiasi masyarakat Lampung yang masih rendah terhadap lagu Lampung, jumlah komunitas orang Lampung yang menurut survei hanya tinggal 17 persen juga menjadi salah satu penyebab," kata Syaiful. Jadi, ujar dia, sangat tidak adil jika membandingkan antara lagu Lampung dan lagu Jawa, Minang, Batak atau Sunda. "Meskipun perkembangan lagu Lampung sebenarnya sudah sangat signifikan. Tolok ukurnya adalah banyak kalangan muda Lampung serta para pelajar yang meng...

tag line lampung : your second home?

Visit Lampung Year 2009 yang merupakan tahun kunjungan wisata ke Lampung di tahun 2009 dalam hitungan hari akan berakhir. Namun, gaungnya nyaris tak terdengar. Festival Krakatau, mayor event yang dijadikan andalan pun tak membahana. Hanya terkesan seremonial untuk memanjakan petinggi dan duta besar negeri jiran. demikian ditulis oleh seorang Christian Heru Cahyo Saputro dalam esainya di Lampung Post. Menurut Heru dalam esai-nya yang dipublish di LampungPost.Com , Memang masih banyak pekerjaan rumah dan persoalan yang harus dibenahi untuk menggesa perkembangan jagat pariwisata Lampung. Mungkin, yang menjadi salah satu kelemahan jagat pariwisata Lampung hingga saat ini, Lampung tak memiliki branding atau tagline yang unik dan menjual. Padahal menurut Heru, branding atau tagline ini sangat penting dalam dunia industri tanpa cerobong asap ini untuk membangun pencitraan untuk target marketing . Atau, istilah lainnya menurut Alamsyah, pariwisata Lampung harus memiliki visi yang ce...

Wisata Lampung : Membangun Persepsi dan Kesadaran Masyarakat Lampung

[ wisata lampung - Lampunggech ] Terus terang saya begitu mencintai lampung, bahkan hingga saat ini ketika  saya jauh di Sukabumi. Lampung bagi saya seperti kawah candra dimuka perkembangan pola pikir saya hingga seperti ini. mungkin  Bang Firman sebagai penguasa Buaya Kompasiana di Lampung bisa menjelaskan fenomena saya ini. Buat yang tak tahu Lampung, mungkin membayangkannya sebagai suatu daerah yang masih belantara, dimana gajah berkeliaran dan  harimau sumatera siap mengancam. Bayangan itu tidak  sepenuhnya benar ataupun salah karena  ada juga daerah yang masih mesti berjuang melawan amuk gajah liar seperti di daerah kawasan bukit barisan, namun di wilayah yang sudah tersentuh wangi modernisasi, kini hirukpikuk kemajuan jaman sangat kental  terasa. kemajuan ini menjadikan wajar bila Artis pun kini bisa datang dari Lampung seperti Hijau Daun dan Kangen Band yang menggebrak Dunia Musik Nasional. Lampung kini tidak se seram jaman tahun 90-an sampe...

Bandar Lampung the unique city of Lampung

[ visit lampung | lampunggech.com ] Its my intention to make this title, why (it doesn’t really matter, I want it, that’s the point) it is all about my fourth reason that is connected with condition of Bandar lampung city, honestly I am embarrassed when I was in blogger party at 2007 that held in Jakarta and I found many blogger from many city and bandarlampung itself is not defined over there, except in recent tempo article (November) and that was only a glance about lampung and so on. Actually, in bandarlampung there are many internet cafĂ©, “hot spot” to make internet connection and surely we can use speedy wherever we are (sorry, it isn’t an advertisement), of course, internet activity is not new activity, but what strange is, when I try use blogwalking even search by using google network, there are a little blogger that say about lampung, or, have identity as lampung blogger, (try by yourself if you don’t agree with me) even though there is internet activity is only reading news...

Hotel at Lampung

SHERATON LAMPUNG HOTEL Jl. Wolter Monginsidi No. 175 Bandar Lampung 35401 Indonesia Telp : +62721 486 666 Fax : +62721 488 777 Room Type Room Rate Included Breakfast Publish Rate Non Breakfast Garden View Rp .    575.000,- Rp .    800.000,- Pool View Rp .    680.000,- Rp .    850.000,- Lobby Access Rp .    780.000,- Rp .    975.000,- Garden Terrace Rp .    790.000,- Rp .    900.000,- Pool Terrace Rp .    890.000,- Rp .    950.000,- Executive Suite Rp . 1.900.000,- Rp . 3.000.000,- Deluxe Suite Rp . 2.500.000,- Rp . 4.000.000,- President Suite Rp . 3.300.000,- Rp . 5.000.000,- Extra Bed Rp .    150.000,- Benefits and inclusions: In room Coffee and Tea Breakfast for 1 per...